Pemerintahan
Beranda » Blog » Dinkes Sumenep Bina 109 Kader SBH, Perkuat Peran Pemuda dalam Transformasi Kesehatan

Dinkes Sumenep Bina 109 Kader SBH, Perkuat Peran Pemuda dalam Transformasi Kesehatan

POTRET. Kegiatan pembinaan intensif terhadap 109 kader Saka Bakti Husada (SBH) oleh Dinkes Sumenep, (Dok. Istimewa/Rangkuman.net) 

SUMENEP, RANGKUMAN – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep kembali menggelar pembinaan intensif bagi kader Saka Bakti Husada (SBH). Sebanyak 109 kader muda mengikuti kegiatan yang berlangsung pada 28–31 Juli 2025 di Aula Kementerian Agama Sumenep.

Selama empat hari, para peserta dibekali berbagai materi strategis. Di antaranya pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh dr. Wahyu Hidayat dari RSUD dr. H. Moh. Anwar, pelatihan tanggap bencana oleh BPBD Sumenep, serta edukasi tentang lingkungan sehat oleh praktisi kesehatan masyarakat, Ahmad Nawakil, SKM.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes menegaskan bahwa kader SBH bukan sekadar pelengkap dalam kepramukaan, melainkan mitra strategis dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan tangguh.

“Kegiatan ini adalah bagian dari strategi kami untuk memperkuat peran generasi muda dalam mendukung transformasi layanan kesehatan yang berbasis promotif dan preventif,” ujar Ellya, Selasa (5/8/2025).

Menurutnya, pembinaan difokuskan pada enam krida utama SBH, yakni: Bina Lingkungan Sehat, Bina Keluarga Sehat, Penanggulangan Penyakit, Bina Gizi, Penggunaan Obat, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Lebih lanjut, Ellya menyampaikan bahwa peran kader SBH sangat krusial dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

“PR kita bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga kesadaran. Di sinilah kader SBH punya peran penting sebagai agen perubahan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia pun menutup dengan komitmen Dinkes Sumenep untuk terus mendampingi dan menyiapkan generasi muda yang peduli, aktif, dan mampu membawa perubahan.

“Kami akan terus bergerak, menyentuh semua lapisan masyarakat, dan menyiapkan kader masa depan demi Sumenep yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” pungkas Ellya.***

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.