SUMENEP, RANGKUMAN – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus memperkuat komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mengintegrasikan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sebagai pelengkap strategis dari program Universal Health Coverage (UHC).
Program PKG dirancang menyasar semua kelompok usia mulai dari balita, usia produktif, hingga lansia dengan tujuan utama deteksi dini penyakit dan peningkatan literasi kesehatan masyarakat.
Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini terus tumbuh, mencerminkan peningkatan kesadaran kolektif akan pentingnya pencegahan dan gaya hidup sehat.
“Keberhasilan UHC tidak hanya diukur dari cakupan kepesertaan, tetapi juga dari sejauh mana layanan tersebut bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ujar drg. Ellya.
Selain pelayanan langsung, Dinkes Sumenep juga aktif melakukan edukasi dan promosi kesehatan melalui berbagai pendekatan preventif, seperti kampanye hidup sehat, penyuluhan di fasilitas kesehatan, serta sinergi lintas sektor untuk memperkuat keberlanjutan program.
Sinergi antara UHC dan PKG menjadi fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.
Program ini selaras dengan visi Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah, bersama dengan pendidikan dan ekonomi.
Keberhasilan Sumenep dalam implementasi UHC juga mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, menjadi energi positif bagi seluruh jajaran Dinkes dan Pemkab untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan pelayanan kesehatan universal secara berkelanjutan. (Ury)
