Disdik Sumenep Tegaskan Komitmen Antikorupsi dalam Penerimaan Siswa Baru 2025/2026

POTRET. Kadisdik Sumenep Agus Dwi Saputra, (Dok. Istimewa/Rangkuman.net) 

SUMENEP, RANGKUMAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar deklarasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 disertai penandatanganan Pakta Integritas di halaman kantor Disdik, sebagai bentuk keseriusan dalam mewujudkan penerimaan siswa yang bersih dan berkeadilan.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan lintas instansi, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Dinas Sosial bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), menandakan kolaborasi multipihak dalam mendukung sistem pendidikan yang transparan.

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Agus Dwi Saputra, menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat integritas dan kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan di daerah.

“Kami ingin memastikan seluruh proses penerimaan siswa berjalan jujur, tanpa pungli, tanpa titipan, dan tanpa intervensi. Ini bagian dari ikhtiar menciptakan akses pendidikan yang adil dan setara,” ujarnya.

SPMB 2025 di Sumenep mengusung sistem seleksi berbasis online dan terbagi dalam empat jalur utama: prestasi, afirmasi, domisili, dan mutasi. Setiap jalur dirancang untuk menjawab kebutuhan serta kondisi sosial siswa di wilayah Kota Keris ini, sekaligus meminimalisasi celah penyimpangan.

Pembagian rayon juga diberlakukan untuk memastikan penempatan siswa sesuai domisili masing-masing, guna menunjang efisiensi distribusi peserta didik antar sekolah.

Jadwal Pendaftaran SPMB 2025 Sumenep:

Jalur Afirmasi: 23–25 Juni 2025

Jalur Prestasi: 26, 28, dan 30 Juni 2025

Jalur Mutasi: 1–2 Juli 2025

Jalur Domisili: 3–7 Juli 2025

Masyarakat dapat mengakses seluruh proses dan informasi pendaftaran melalui laman resmi: spmb.sumenepkab.co.id

“Harapannya, sistem ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat nilai kejujuran sejak dini,” pungkas Agus.***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *