Koleksi Keris Langka Museum Sumenep Akan Dipamerkan di Universitas Brawijaya Malang

POTRET. Owner Art Museum Sumenep, Helmi, saat menunjukkan salah satu koleksi Keris pusaka Sumenep. (Dok. Istimewa/Rangkuman.net) 

SUMENEP, RANGKUMAN – Dalam rangka memperingati Hari Keris Nasional, Universitas Brawijaya Malang menggelar pameran budaya keris yang diikuti oleh berbagai pelestari budaya dari seluruh penjuru negeri.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah partisipasi ART Museum Sumenep, yang dipimpin oleh Helmi selaku owner sekaligus penggerak pelestarian budaya Madura.

Helmi mengungkapkan rasa bangganya karena keris-keris dari Sumenep, yang merupakan bagian dari warisan budaya Madura, mendapat tempat di ajang bergengsi ini.

“Kita sebagai putra daerah merasa bangga, karena keris dari Sumenep dan Madura bisa tampil dalam event sebesar ini. Apalagi ada perwakilan dari UNESCO dan Kementerian Kebudayaan, ini bukan sekadar pameran, tapi momentum besar untuk mengangkat seni perkerisan kita,” ujarnya.

ART Museum Sumenep membawa 10 keris koleksi pribadi milik Helmi, termasuk satu keris istimewa yang dibawa kembali dari Jerman. Selain itu, keris milik Bupati dan Kapolres Sumenep juga turut dipamerkan dalam semangat kolaborasi lintas stakeholder.

“Kami ingin menunjukkan bahwa keris Sumenep punya ciri khas tersendiri—dari pamor, bahan, hingga sandangannya seperti warangka dan pendok yang punya nilai artistik tinggi,” jelas Helmi.

Pameran ini berlangsung selama tiga hari, yakni dari Tanggal 18-20 April 2025, di Gedung Samantha Krida,  Universitas Brawijaya Malang.

Hal ini menjadi bagian penting dari upaya branding budaya Sumenep ke kancah nasional.

Helmi berharap, momen ini menjadi titik awal semakin dikenalnya seni perkerisan Madura dan mendorong pemerintah serta masyarakat untuk lebih aktif melestarikan budaya lokal.***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *