Berita Pemerintahan
Beranda » Blog » Data Penerima MBG di Sumenep Tak Jelas

Data Penerima MBG di Sumenep Tak Jelas

Kantor Dinkes P2KB Sumenep. Ketiadaan data realisasi penerima MBG di tingkat daerah memunculkan pertanyaan mengenai sistem pelaporan dan pengawasan program tersebut. (Istimewa/Rangkuman.net)

SUMENEP, rangkuman.net – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur telah berjalan di sejumlah wilayah. Namun, hingga kini Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) setempat belum memiliki data pasti terkait jumlah penerima manfaat.

Program yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3) itu diketahui memiliki anggaran besar dari pemerintah pusat. Meski demikian, pelaksanaan di lapangan belum sepenuhnya terpantau oleh instansi daerah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB, Desy Febryana, menyebut pihaknya hanya menyiapkan data sasaran. Penyaluran sepenuhnya menjadi kewenangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan dapur penyelenggara.

“Kami hanya menyiapkan data sasaran. Proses penerimaan manfaat dari SPPG atau dapur,” ujarnya, Kamis, 18 Juni 2026.

Ia mengaku hingga kini belum menerima laporan resmi terkait jumlah penerima, sehingga tidak memiliki data realisasi penyaluran MBG. “Informasinya sudah berjalan, tapi masih di beberapa desa dan bertahap,” katanya.

Penyaluran, lanjut Desy, belum merata karena dalam satu kecamatan baru sebagian desa yang terjangkau.

Data Dinkes mencatat total sasaran MBG kelompok B3 di Sumenep mencapai 107.175 jiwa, terdiri dari 67.020 balita, 26.247 ibu menyusui, dan 13.908 ibu hamil.

Meski tak mengetahui realisasi, Dinkes memastikan data sasaran telah diberikan kepada dapur penyelenggara yang mengajukan permintaan.

“Kalau ada permintaan dari SPPG, kami berikan data,” ujarnya.

Ia juga menegaskan seluruh kecamatan memiliki sasaran penerima, dengan komposisi makanan disesuaikan kebutuhan gizi tiap kelompok.

Namun, Desy tidak dapat memastikan apakah seluruh dapur SPPG telah menyalurkan MBG kepada kelompok B3.

“Yang meminta data kami berikan, yang tidak tentu tidak,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Sumenep, M. Kholilur Rahman, belum memberikan keterangan terkait jumlah penerima maupun cakupan penyaluran hingga berita ini diterbitkan. (ZIE)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.