Bappeda Ajak Mahasiswa Kawal RPJMD dan Pembangunan Sumenep Secara Kritis

SUMENEP, RANGKUMAN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam merumuskan dan mengawal arah pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menjadi narasumber pada Kongres VI Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep yang berlangsung di Institut Kariman Wirayuda (INKADHA), belum lama ini.
“Mahasiswa adalah kelompok strategis yang memiliki potensi besar untuk menghadirkan perubahan. Gagasan mereka dibutuhkan demi pembangunan yang lebih progresif, partisipatif, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Arif mengungkapkan bahwa saat ini Pemkab Sumenep sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang tengah dibahas bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD. Ia berharap mahasiswa turut memahami substansi dan arah kebijakan pembangunan lima tahun ke depan.
“Dengan memahami RPJMD, mahasiswa bisa mengawal kebijakan secara kritis sekaligus memberi masukan konstruktif,” imbuhnya.
Kongres VI Aliansi BEM Sumenep kali ini mengusung tema “Merawat Nalar Kritis Mahasiswa dalam Menakar Kebijakan Publik: Demokrasi atau Sekadar Aksi?”, menjadi wadah penting untuk memperkuat literasi kebijakan dan partisipasi publik kalangan akademisi muda.
Kegiatan tersebut menjadi ajang reflektif dan kolaboratif bagi mahasiswa dalam memperkuat peran serta mereka terhadap pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.***

Tinggalkan Komentar