Pemerintahan
Beranda » Blog » Kades Tamidung Ajak Kepala Desa Aktif Bangun Desa Lewat PKDI

Kades Tamidung Ajak Kepala Desa Aktif Bangun Desa Lewat PKDI

POTRET. Kepala Desa Tamidung, Kecamatan Batang-Batang, Basith, saat menghadiri pengukuhan PKDI Sumenep, di Pendopo Agung setempat (Dok.Istimewa/Rangkuman.net)

SUMENEP, RANGKUMAN – Pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPC PKDI) Kabupaten Sumenep masa bakti 2025–2030 tak hanya menjadi seremoni organisasi, tapi juga momentum refleksi bagi para kepala desa, termasuk Basith, Kepala Desa Tamidung, Kecamatan Batang-Batang.

Sebagai salah satu kepala desa aktif yang hadir dalam pengukuhan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (23/7/2025), Basith memandang PKDI bukan sekadar organisasi formal, melainkan wadah strategis yang menyatukan tekad para kepala desa untuk membangun desa dari akar rumput.

“PKDI itu merupakan wadah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, dan tentunya membangun kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan,” ungkapnya.

Menurut Basith, peran kepala desa saat ini tidak bisa berdiri sendiri. Butuh sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar seluruh potensi desa benar-benar berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kepala desa harus bisa bekerjasama dan berkolaborasi dari berbagai bidang, baik dengan pemerintah, swasta, aktivis, maupun masyarakat sendiri. Tujuannya satu: kesejahteraan warga,” tegasnya.

Ia menambahkan, dengan masa jabatan kepala desa yang kini diperpanjang, tantangan menjadi lebih kompleks namun juga membuka peluang yang lebih besar untuk melakukan transformasi sosial dan ekonomi di desa.

Dukungan terhadap penguatan PKDI juga ia nilai penting, karena organisasi ini bisa menjadi ruang berbagi gagasan, peningkatan kapasitas, serta pengawasan kebijakan yang akuntabel.

“Kami berharap PKDI Sumenep menjadi ruang belajar dan bertumbuh, bukan hanya sebagai simbol persatuan, tapi benar-benar tempat membangun solusi dan inovasi,” tambahnya.

Di sisi lain, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutannya turut mendorong peran aktif kepala desa sebagai wajah utama negara di tingkat lokal. Ia memperkenalkan program “Desa Merah Putih” yang akan didorong bersama untuk menumbuhkan ekonomi lokal berbasis potensi desa.

Dengan semangat kolaboratif dan kepemimpinan transformatif seperti yang dicontohkan Basith, PKDI diharapkan benar-benar menjadi penggerak pembangunan desa secara nyata dan berkelanjutan.***

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.