Bangunan Pasar Desa Padikeh Diduga Tak Sesuai Spek, Anggaran Rp 182 Juta Dipertanyakan

SUMENEP, RANGKUMAN – Proyek pembangunan Pasar Desa/Kios milik Desa Padikeh, Kecamatan Talangoh, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi sorotan. Sejumlah warga menilai bangunan yang dikerjakan melalui anggaran sebesar Rp 182.223.000 itu diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang seharusnya.
Seorang warga berinisial E, yang mengikuti proses pembangunan sejak awal, mengaku menemukan sejumlah kejanggalan pada kualitas bangunan. Ia menilai pekerjaan yang seharusnya mengedepankan standar konstruksi justru tampak dikerjakan asal-asalan.
“Kalau melihat kondisi fisik bangunannya, sangat jauh dari spek yang tertuang dalam papan informasi. Material yang dipakai juga terkesan tidak sesuai standar. Kami khawatir uang desa sebesar itu tidak dimanfaatkan secara maksimal,” ungkap E. Kamis (20/11/2025).
Menurutnya, proyek yang sudah menghabiskan dana ratusan juta rupiah tersebut seharusnya mampu menghadirkan fasilitas kios yang kokoh dan layak pakai. Namun kenyataan di lapangan, lanjut E, justru menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan kualitas pekerjaan.
“Masyarakat itu hanya ingin pembangunan yang benar. Kalau kualitasnya begini, wajar kami mempertanyakan. Masa anggaran sebesar itu hasilnya seperti ini,” tegasnya.
Upaya untuk mengonfirmasi dugaan tersebut kepada Kepala Desa Padikeh, Syafaatun Nuriyah, tidak membuahkan hasil. Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, panggilan wartawan berdering namun tidak direspons hingga berita ini diturunkan.
Warga berharap Pemerintah Kecamatan hingga Inspektorat Kabupaten Sumenep turun melakukan pengecekan menyeluruh terhadap proyek tersebut agar tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan keuangan desa.***

Tinggalkan Komentar