Internasional
Beranda » Blog » China Temukan Cadangan Minyak Besar di Laut Selatan, Picu Kekhawatiran Baru

China Temukan Cadangan Minyak Besar di Laut Selatan, Picu Kekhawatiran Baru

POTRET. Laut China Selatan, wilayah yang kaya sumber daya alam dan menjadi pusat eksplorasi minyak oleh China. (Dok. Istimewa/Rangkuman.net)

INTERNASIONAL, RANGKUMAN – China kembali menemukan cadangan minyak besar di bawah Laut China Selatan, dengan total volume lebih dari 100 juta ton.

Penemuan ini diumumkan oleh China National Offshore Oil Corporation (CNOOC), perusahaan minyak milik negara, yang menyatakan bahwa sumur eksplorasi terbaru mereka telah menghasilkan ratusan barel minyak mentah per hari.

“Sumur penemuan HZ19-6-3 dibor dan diselesaikan pada kedalaman 5.415 meter, yang menemukan total 127 meter zona minyak dan gas. Sumur tersebut diuji untuk menghasilkan 413 barel minyak mentah dan 2,41 juta kaki kubik gas alam per hari,” ujar CNOOC dalam pernyataannya. Dikutip Rangkuman dan CNBC. Jumat (04/04/2024)

Ladang minyak baru ini terletak sekitar 170 kilometer dari pantai Shenzhen, di Provinsi Guangdong, dan berada dalam Zona Ekonomi Eksklusif China.

Wilayah ini dikenal sebagai salah satu kawasan paling diperebutkan di dunia karena sumber daya alamnya yang melimpah dan posisinya yang strategis.

Di tengah meningkatnya eksplorasi China di perairan dalam, muncul pula kekhawatiran dari kelompok lingkungan mengenai dampak ekologisnya.

“Pengeboran di laut dalam berisiko tinggi terhadap ekosistem. Tumpahan minyak dapat membawa dampak yang menghancurkan,” kata seorang aktivis lingkungan.

Selain itu, penemuan ini juga menimbulkan pertanyaan terkait komitmen China dalam mencapai netralitas karbon pada tahun 2060 dan target emisi puncak pada 2030. “Memiliki cadangan sebesar ini bisa menjadi tantangan bagi upaya transisi energi bersih,” ujar seorang analis energi.

Dengan semakin banyaknya eksplorasi minyak dan gas di kawasan ini, dampaknya terhadap stabilitas energi dan geopolitik regional masih menjadi perdebatan. Namun yang jelas, persaingan dalam memanfaatkan sumber daya energi di laut dalam belum menunjukkan tanda-tanda mereda.***

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.