Bappeda Sumenep dan UB Malang Susun RPKD 2025-2029 untuk Penanggulangan Kemiskinan

SUMENEP, RANGKUMAN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep menggandeng tim dari Universitas Brawijaya (UB) Malang dalam sosialisasi penyusunan dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) 2025-2029. Acara ini berlangsung pada Jumat, 24 Januari 2025, di ruang rapat Trunojoyo, Kantor Bappeda Sumenep.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 hingga 11.15 WIB ini dihadiri oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pendidikan, DPMD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan sejumlah instansi lainnya yang memiliki keterkaitan dalam upaya pengentasan kemiskinan.
RPKD sebagai Pedoman Strategis
Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa dokumen RPKD menjadi landasan strategis dalam menanggulangi kemiskinan secara sistematis dan terintegrasi.
“Dokumen ini akan menjadi acuan kebijakan utama selama lima tahun ke depan untuk mengidentifikasi kompleksitas masalah kemiskinan dan merumuskan strategi berbasis intervensi kebijakan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan sektor swasta,” ujar Arif.
Kolaborasi untuk Kebijakan Tepat Sasaran
Arif menambahkan bahwa penyusunan dokumen ini melibatkan tim ahli dari Universitas Brawijaya serta perangkat daerah terkait guna memastikan data yang akurat dan strategis.
“Pendekatan lintas sektor sangat diperlukan agar kebijakan yang dihasilkan komprehensif dan tepat sasaran,” jelasnya.
Fokus Prioritas dalam RPKD
Dalam dokumen RPKD, terdapat beberapa tahapan prioritas yang menjadi fokus utama, di antaranya peningkatan produktivitas ekonomi, peningkatan kualitas hidup yang layak, jaminan sosial, serta penguatan sektor ketenagakerjaan.
“Verifikasi data menjadi langkah awal untuk menentukan sasaran utama kebijakan. Dengan data yang akurat, strategi yang dirumuskan dapat lebih tepat dan terukur,” pungkas Arif.
Dengan penyusunan RPKD ini, diharapkan kebijakan penanggulangan kemiskinan di Sumenep dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. ***

Tinggalkan Komentar